BEGIN:VCALENDAR
VERSION:2.0
PRODID:-//LPPK PT Utama Padma Qualiti - ECPv6.15.18//NONSGML v1.0//EN
CALSCALE:GREGORIAN
METHOD:PUBLISH
X-ORIGINAL-URL:https://lppk.upquality.net
X-WR-CALDESC:Events for LPPK PT Utama Padma Qualiti
REFRESH-INTERVAL;VALUE=DURATION:PT1H
X-Robots-Tag:noindex
X-PUBLISHED-TTL:PT1H
BEGIN:VTIMEZONE
TZID:Asia/Krasnoyarsk
BEGIN:STANDARD
TZOFFSETFROM:+0700
TZOFFSETTO:+0700
TZNAME:+07
DTSTART:20250101T000000
END:STANDARD
END:VTIMEZONE
BEGIN:VEVENT
DTSTART;TZID=Asia/Krasnoyarsk:20260223T073000
DTEND;TZID=Asia/Krasnoyarsk:20260307T153000
DTSTAMP:20260614T022514
CREATED:20260207T035331Z
LAST-MODIFIED:20260207T035511Z
UID:3647-1771831800-1772897400@lppk.upquality.net
SUMMARY:Pelatihan Manajemen Puskesmas (MP) Angkatan 2
DESCRIPTION:Pelatihan Manajemen Puskesmas diselenggarakan untuk memperkuat kapasitas pengelola Puskesmas dalam menghadapi kebijakan Transformasi Sistem Kesehatan\, khususnya pada penguatan pelayanan kesehatan primer. Puskesmas memiliki peran strategis dalam menyelenggarakan pelayanan promotif\, preventif\, kuratif\, dan rehabilitatif berbasis kebutuhan masyarakat di wilayah kerja sesuai Permenkes Nomor 19 Tahun 2024. Pelatihan ini mendukung penerapan Integrasi Pelayanan Kesehatan Primer yang menekankan pelayanan berbasis siklus hidup dan integrasi lintas program\, klaster\, serta jejaring pelayanan. Peserta dibekali kemampuan manajemen kepemimpinan\, data\, keuangan\, sumber daya\, upaya kesehatan masyarakat\, pemberdayaan masyarakat\, dan manajemen mutu agar Puskesmas mampu merencanakan\, melaksanakan\, dan mengevaluasi pelayanan secara terintegrasi. Melalui metode pembelajaran daring\, pelatihan ini dirancang untuk meningkatkan kompetensi manajerial Kepala Puskesmas\, penanggung jawab klaster\, dan staf manajemen tanpa mengganggu pelayanan. Hasil akhir yang diharapkan adalah Puskesmas yang dikelola secara efektif\, berbasis data\, dan responsif terhadap kebutuhan kesehatan masyarakat.
URL:https://lppk.upquality.net/event/pelatihan-manajemen-puskesmas-mp-angkatan-2/
LOCATION:Zoom Meeting dan Plataran Sehat\, Indonesia
CATEGORIES:Pelatihan
ATTACH;FMTTYPE=image/png:https://lppk.upquality.net/wp-content/uploads/2026/02/Flayer-LMS-PS-Baru.png
ORGANIZER;CN="PT Utama Padma Qualiti":MAILTO:admin@upquality.id
END:VEVENT
BEGIN:VEVENT
DTSTART;TZID=Asia/Krasnoyarsk:20260313T090000
DTEND;TZID=Asia/Krasnoyarsk:20260313T110000
DTSTAMP:20260614T022514
CREATED:20260401T065712Z
LAST-MODIFIED:20260401T071105Z
UID:3672-1773392400-1773399600@lppk.upquality.net
SUMMARY:Puasa Sehat dalam Layanan Kesehatan Primer: Pendekatan Holistik Berbasis Edukasi Pasien terhadap Pengendalian Obesitas\, Regulasi Glukosa\, dan Fungsi Insulin
DESCRIPTION:Puasa Ramadhan memengaruhi pola makan\, ritme sirkadian\, metabolisme energi\, serta regulasi hormon seperti insulin. Perubahan ini dapat meningkatkan sensitivitas insulin\, membantu pengendalian berat badan\, dan memperbaiki profil metabolik. Namun pada individu dengan obesitas dan diabetes\, puasa juga dapat meningkatkan risiko hipoglikemia\, hiperglikemia\, dehidrasi\, dan ketidakseimbangan metabolik jika tidak dikelola dengan baik. Data Survei Kesehatan Indonesia 2023 menunjukkan prevalensi obesitas pada usia dewasa sebesar 23\,4 persen\, obesitas sentral 36\,8 persen\, dan diabetes melitus 11\,7 persen. Angka ini menegaskan besarnya tantangan pengelolaan penyakit metabolik selama periode puasa.\n\nLayanan kesehatan primer memegang peran penting dalam skrining risiko\, penyesuaian terapi\, konseling pra Ramadhan\, pemantauan selama puasa\, dan tindak lanjut pasca puasa. Pendekatan holistik berbasis edukasi pasien membantu meningkatkan pemahaman tentang pola makan seimbang saat sahur dan berbuka\, kepatuhan terapi\, aktivitas fisik\, serta deteksi dini tanda bahaya. Namun masih terdapat kesenjangan pengetahuan dan praktik klinis di tingkat layanan primer\, sehingga diperlukan kegiatan ilmiah yang sistematis dan aplikatif untuk memperkuat kompetensi tenaga kesehatan dalam pengelolaan obesitas dan diabetes selama puasa.\n\nKegiatan ilmiah ini bertujuan memperbarui pengetahuan tenaga kesehatan\, menyelaraskan praktik berbasis bukti\, serta menyediakan panduan praktis yang mudah diterapkan di puskesmas dan klinik pratama. Melalui forum pembelajaran dan pertukaran pengalaman\, tenaga kesehatan diharapkan mampu memberikan pelayanan yang aman\, efektif\, dan berorientasi pada pasien selama puasa\, sekaligus mendukung pengendalian penyakit tidak menular dan peningkatan kualitas hidup masyarakat.
URL:https://lppk.upquality.net/event/puasa-sehat-dalam-layanan-kesehatan-primer-pendekatan-holistik-berbasis-edukasi-pasien-terhadap-pengendalian-obesitas-regulasi-glukosa-dan-fungsi-insulin/
LOCATION:Zoom Meeting dan Plataran Sehat\, Indonesia
CATEGORIES:Webinar,Webinar Daring
ATTACH;FMTTYPE=image/png:https://lppk.upquality.net/wp-content/uploads/2026/04/Flayer-Publikasi-13-Maret-26-1.png
ORGANIZER;CN="PT Utama Padma Qualiti":MAILTO:admin@upquality.id
END:VEVENT
BEGIN:VEVENT
DTSTART;TZID=Asia/Krasnoyarsk:20260331T080000
DTEND;TZID=Asia/Krasnoyarsk:20260411T170000
DTSTAMP:20260614T022514
CREATED:20260216T044232Z
LAST-MODIFIED:20260216T044245Z
UID:3667-1774944000-1775926800@lppk.upquality.net
SUMMARY:Pelatihan Manajemen Puskesmas (MP) Angkatan 3
DESCRIPTION:Pelatihan Manajemen Puskesmas diselenggarakan untuk memperkuat kapasitas pengelola Puskesmas dalam menghadapi kebijakan Transformasi Sistem Kesehatan\, khususnya pada penguatan pelayanan kesehatan primer. Puskesmas memiliki peran strategis dalam menyelenggarakan pelayanan promotif\, preventif\, kuratif\, dan rehabilitatif berbasis kebutuhan masyarakat di wilayah kerja sesuai Permenkes Nomor 19 Tahun 2024. Pelatihan ini mendukung penerapan Integrasi Pelayanan Kesehatan Primer yang menekankan pelayanan berbasis siklus hidup dan integrasi lintas program\, klaster\, serta jejaring pelayanan. Peserta dibekali kemampuan manajemen kepemimpinan\, data\, keuangan\, sumber daya\, upaya kesehatan masyarakat\, pemberdayaan masyarakat\, dan manajemen mutu agar Puskesmas mampu merencanakan\, melaksanakan\, dan mengevaluasi pelayanan secara terintegrasi. Melalui metode pembelajaran daring\, pelatihan ini dirancang untuk meningkatkan kompetensi manajerial Kepala Puskesmas\, penanggung jawab klaster\, dan staf manajemen tanpa mengganggu pelayanan. Hasil akhir yang diharapkan adalah Puskesmas yang dikelola secara efektif\, berbasis data\, dan responsif terhadap kebutuhan kesehatan masyarakat.
URL:https://lppk.upquality.net/event/pelatihan-manajemen-puskesmas-mp-angkatan-3/
LOCATION:Zoom Meeting dan Plataran Sehat\, Indonesia
CATEGORIES:Pelatihan
ATTACH;FMTTYPE=image/png:https://lppk.upquality.net/wp-content/uploads/2026/02/Flayer-LMS-PS-Baru-1.png
ORGANIZER;CN="PT Utama Padma Qualiti":MAILTO:admin@upquality.id
END:VEVENT
BEGIN:VEVENT
DTSTART;TZID=Asia/Krasnoyarsk:20260411T090000
DTEND;TZID=Asia/Krasnoyarsk:20260411T130000
DTSTAMP:20260614T022514
CREATED:20260401T071552Z
LAST-MODIFIED:20260401T072454Z
UID:3679-1775898000-1775912400@lppk.upquality.net
SUMMARY:Kupas Tuntas Penanganan TBC di Layanan Kesehatan
DESCRIPTION:Tuberkulosis (TBC) masih menjadi ancaman masalah kesehatan masyarakat yang utama\, baik di tingkat global maupun nasional\, yang menimbulkan angka kesakitan\, kecacatan\, dan kematian yang tinggi. Berdasarkan Global TB Report tahun 2023\, Indonesia saat ini menempati posisi kedua dengan beban kasus TBC tertinggi di dunia\, dengan estimasi jumlah kasus mencapai 1.060.000 kasus dan angka kematian mencapai 134.000 jiwa per tahun (setara dengan 17 orang meninggal setiap jamnya akibat TBC). Pemerintah Indonesia telah menetapkan komitmen percepatan eliminasi TBC pada tahun 2030\, dengan target penurunan insiden TBC menjadi 65 per 100.000 penduduk.\n\nMeskipun capaian notifikasi kasus TBC nasional menunjukkan tren pemulihan pasca pandemi COVID-19\, yakni mencapai 821.200 kasus pada tahun 2023\, masih terdapat kesenjangan (gap) yang signifikan. Hasil Studi Inventori TBC Nasional 2023-2024 menunjukkan bahwa proporsi under-reporting (kasus yang terdiagnosis namun tidak dilaporkan ke dalam sistem nasional) masih berada di angka 15\,6%. Angka under-reporting ini tidak hanya terjadi di fasilitas swasta seperti Dokter Praktik Mandiri (DPM) dan klinik\, tetapi juga masih ditemukan di tingkat Puskesmas (8\,1%) dan Rumah Sakit (16\,9%).\n\nSelain masalah pencatatan dan pelaporan\, kualitas tatalaksana klinis di layanan kesehatan juga masih dihadapkan pada berbagai tantangan. Proporsi pasien TBC terkonfirmasi bakteriologis dibandingkan diagnosis klinis pada tahun 2020-2022 masih di bawah target nasional ideal yakni 60%:40%\, di mana rendahnya konfirmasi bakteriologis ini dapat memicu kesalahan diagnosis dan pengobatan. Lebih lanjut\, masih tingginya kasus kehilangan jejak (loss to follow-up) serta rendahnya proporsi pasien TBC Resistan Obat (TBC RO) yang memulai pengobatan lini kedua (hanya 58% pada tahun 2022) menegaskan urgensi peningkatan kapasitas tenaga kesehatan di seluruh lini fasilitas pelayanan kesehatan.\n\nBerdasarkan regulasi\, penemuan dan pengobatan TBC wajib dilaksanakan oleh seluruh Fasilitas Kesehatan Tingkat Pertama (FKTP) maupun Fasilitas Kesehatan Rujukan Tingkat Lanjut (FKRTL) secara terstandar. Ketidaktahuan petugas terkait pembaruan pedoman tata laksana\, kurangnya optimalisasi penggunaan Tes Cepat Molekuler (TCM)\, serta hambatan dalam jejaring rujukan antar fasilitas kesehatan (Public-Private Mix) seringkali menjadi hambatan tertundanya pasien mendapatkan akses diagnosis dan pengobatan yang berkualitas.
URL:https://lppk.upquality.net/event/kupas-tuntas-penanganan-tbc-di-layanan-kesehatan/
LOCATION:Zoom Meeting dan Plataran Sehat\, Indonesia
CATEGORIES:Webinar
ATTACH;FMTTYPE=image/png:https://lppk.upquality.net/wp-content/uploads/2026/04/Flayer-LMS-PERDHAKI-11-April-26.png
ORGANIZER;CN="PT Utama Padma Qualiti":MAILTO:admin@upquality.id
END:VEVENT
BEGIN:VEVENT
DTSTART;TZID=Asia/Krasnoyarsk:20260411T110000
DTEND;TZID=Asia/Krasnoyarsk:20260411T130000
DTSTAMP:20260614T022514
CREATED:20260401T073601Z
LAST-MODIFIED:20260401T073645Z
UID:3687-1775905200-1775912400@lppk.upquality.net
SUMMARY:Utilization of Artificial Intelligence in Diagnostic Pathology and Oncology to Enhance Quality of Healthcare Services in Primary Care Settings
DESCRIPTION:Transformasi sistem kesehatan nasional menempatkan digitalisasi sebagai salah satu prioritas utama sebagaimana diarahkan oleh Kementerian Kesehatan Republik Indonesia. Penguatan rekam medis elektronik\, integrasi data kesehatan\, serta pengembangan pemanfaatan kecerdasan buatan menjadi bagian dari upaya peningkatan mutu\, efisiensi\, dan keselamatan pelayanan kesehatan di seluruh fasilitas pelayanan kesehatan\, termasuk fasilitas pelayanan kesehatan primer.\n\nDi sisi lain\, beban penyakit kanker di Indonesia terus meningkat dan menjadi salah satu penyebab kematian utama. Tantangan yang masih dihadapi meliputi keterlambatan deteksi dini\, variasi kualitas rujukan\, keterbatasan akses layanan patologi di beberapa wilayah\, serta ketidakterpaduan informasi klinis antar tingkat pelayanan. Kondisi ini menuntut sistem pelayanan yang lebih presisi\, cepat\, dan berbasis data untuk mendukung pengambilan keputusan klinis yang tepat.\n\nPerkembangan kecerdasan buatan dalam bidang patologi diagnostik dan onkologi telah menunjukkan potensi signifikan dalam meningkatkan akurasi analisis citra histopatologi\, mendukung skrining awal\, serta membantu sistem pendukung keputusan klinis. Pemanfaatan teknologi ini berpotensi mempercepat proses diagnosis\, mengurangi variasi interpretasi\, serta meningkatkan efektivitas sistem rujukan. Dalam konteks fasilitas pelayanan kesehatan primer\, pemahaman terhadap output sistem berbasis AI menjadi penting karena hasil tersebut akan memengaruhi keputusan rujukan\, edukasi pasien\, serta tindak lanjut klinis.\n\nNamun demikian\, kesiapan sumber daya manusia kesehatan dalam memahami prinsip kerja\, manfaat\, keterbatasan\, serta aspek etik dan regulasi penggunaan AI masih belum merata. Sebagian tenaga kesehatan dan tenaga medis belum memperoleh pembaruan yang memadai mengenai implementasi AI dalam patologi diagnostik dan onkologi\, khususnya dalam konteks pelayanan primer. Tanpa penguatan kapasitas\, terdapat risiko kesalahan interpretasi\, penggunaan yang tidak optimal\, serta potensi dampak terhadap mutu dan keselamatan pasien.\n\nSelain aspek teknis\, implementasi AI dalam pelayanan kesehatan membutuhkan pendekatan kolaboratif lintas profesi. Dokter\, perawat\, bidan\, tenaga laboratorium\, tenaga kesehatan masyarakat\, pengelola data kesehatan\, serta unsur manajemen fasilitas kesehatan memiliki peran dalam membaca\, menindaklanjuti\, dan mengintegrasikan informasi diagnostik berbasis AI ke dalam alur pelayanan. Oleh karena itu\, peningkatan literasi dan kompetensi dasar mengenai pemanfaatan kecerdasan buatan menjadi kebutuhan yang bersifat nasional dan lintas profesi.
URL:https://lppk.upquality.net/event/utilization-of-artificial-intelligence-in-diagnostic-pathology-and-oncology-to-enhance-quality-of-healthcare-services-in-primary-care-settings/
LOCATION:Zoom Meeting dan Plataran Sehat\, Indonesia
ATTACH;FMTTYPE=image/png:https://lppk.upquality.net/wp-content/uploads/2026/04/42.png
ORGANIZER;CN="PT Utama Padma Qualiti":MAILTO:admin@upquality.id
END:VEVENT
BEGIN:VEVENT
DTSTART;TZID=Asia/Krasnoyarsk:20260412T090000
DTEND;TZID=Asia/Krasnoyarsk:20260412T120000
DTSTAMP:20260614T022514
CREATED:20260401T074058Z
LAST-MODIFIED:20260401T074138Z
UID:3693-1775984400-1775995200@lppk.upquality.net
SUMMARY:Cataract Management: From Fundamentals to Advanced Innovation
DESCRIPTION:Katarak merupakan penyebab utama kebutaan yang dapat dicegah di dunia maupun di Indonesia. Berdasarkan survei Rapid Assessment of Avoidable Blindness (RAAB) tahun 2014–2016\, angka prevalensi kebutaan di Indonesia pada penduduk usia 50 tahun ke atas mencapai 3%\, yang menjadikan Indonesia sebagai negara dengan angka kebutaan tertinggi di Asia Tenggara. Diperkirakan sekitar 70-80% dari angka kebutaan tersebut disebabkan oleh katarak. Untuk merespons tingginya beban kebutaan ini\, Pemerintah Indonesia telah menyusun Peta Jalan Penanggulangan Gangguan Penglihatan di Indonesia Tahun 2017-2030 yang bertujuan menurunkan prevalensi gangguan penglihatan yang dapat dicegah sebesar 25% pada tahun 2030 menuju Universal Eye Health.\n\nPenatalaksanaan definitif untuk katarak hanya dapat dilakukan melalui tindakan pembedahan guna mengeluarkan lensa yang keruh dan menggantinya dengan lensa tanam intraokular (IOL). Saat ini\, teknologi bedah katarak telah bertransformasi dengan sangat pesat\, mulai dari teknik ekstraksi konvensional (Extra Capsular Cataract Extraction/ECCE)\, bedah insisi kecil (Small Incision Cataract Surgery/SICS)\, hingga penggunaan phacoemulsification. Inovasi bedah ini juga diiringi oleh perkembangan masif pada penggunaan lensa premium\, seperti lensa toric\, multifocal\, dan Extended Depth of Focus (EDOF)\, serta pemanfaatan alat biometrik canggih yang secara nyata meningkatkan efisiensi bedah dan kualitas penglihatan pasien secara optimal.\n\nDi sisi lain\, pelaksanaan pelayanan yang optimal memerlukan sistem yang kuat dan berjenjang. Di era Jaminan Kesehatan Nasional (JKN)\, strategi penguatan sistem rujukan dan kompetensi sumber daya manusia menjadi sangat krusial. Peraturan Menteri Kesehatan Nomor 29 Tahun 2016 telah mengatur pembagian kompetensi dan pelayanan kesehatan mata dari tingkat primer\, sekunder\, hingga tersier yang harus dijalankan secara kolaboratif oleh tenaga medis. Pedoman Nasional Pelayanan Kedokteran (PNPK) Tata Laksana Katarak Dewasa tahun 2018 juga sangat menekankan peran dokter umum dan tenaga kesehatan di layanan primer untuk mampu melakukan deteksi dini keluhan katarak\, serta melakukan edukasi dan rujukan ke dokter spesialis mata tepat pada waktunya\, demi meminimalisasi penyulit dan risiko komplikasi operasi.
URL:https://lppk.upquality.net/event/cataract-management-from-fundamentals-to-advanced-innovation/
LOCATION:Zoom Meeting dan Plataran Sehat\, Indonesia
CATEGORIES:Webinar,Webinar Daring
ATTACH;FMTTYPE=image/png:https://lppk.upquality.net/wp-content/uploads/2026/04/Flayer-Webinar-12-April-26.png
ORGANIZER;CN="PT Utama Padma Qualiti":MAILTO:admin@upquality.id
END:VEVENT
BEGIN:VEVENT
DTSTART;TZID=Asia/Krasnoyarsk:20260413T080000
DTEND;TZID=Asia/Krasnoyarsk:20260423T170000
DTSTAMP:20260614T022514
CREATED:20260401T071356Z
LAST-MODIFIED:20260401T071407Z
UID:3676-1776067200-1776963600@lppk.upquality.net
SUMMARY:Pelatihan Manajemen Puskesmas (MP) Angkatan 4
DESCRIPTION:Pelatihan Manajemen Puskesmas diselenggarakan untuk memperkuat kapasitas pengelola Puskesmas dalam menghadapi kebijakan Transformasi Sistem Kesehatan\, khususnya pada penguatan pelayanan kesehatan primer. Puskesmas memiliki peran strategis dalam menyelenggarakan pelayanan promotif\, preventif\, kuratif\, dan rehabilitatif berbasis kebutuhan masyarakat di wilayah kerja sesuai Permenkes Nomor 19 Tahun 2024.\n\nPelatihan ini mendukung penerapan Integrasi Pelayanan Kesehatan Primer yang menekankan pelayanan berbasis siklus hidup dan integrasi lintas program\, klaster\, serta jejaring pelayanan. Peserta dibekali kemampuan manajemen kepemimpinan\, data\, keuangan\, sumber daya\, upaya kesehatan masyarakat\, pemberdayaan masyarakat\, dan manajemen mutu agar Puskesmas mampu merencanakan\, melaksanakan\, dan mengevaluasi pelayanan secara terintegrasi.\n\nMelalui metode pembelajaran daring\, pelatihan ini dirancang untuk meningkatkan kompetensi manajerial Kepala Puskesmas\, penanggung jawab klaster\, dan staf manajemen tanpa mengganggu pelayanan. Hasil akhir yang diharapkan adalah Puskesmas yang dikelola secara efektif\, berbasis data\, dan responsif terhadap kebutuhan kesehatan masyarakat.
URL:https://lppk.upquality.net/event/pelatihan-manajemen-puskesmas-mp-angkatan-4/
LOCATION:Zoom Meeting dan Plataran Sehat\, Indonesia
CATEGORIES:Pelatihan
ATTACH;FMTTYPE=image/png:https://lppk.upquality.net/wp-content/uploads/2026/04/Flayer-Regis-MP-4.png
ORGANIZER;CN="PT Utama Padma Qualiti":MAILTO:admin@upquality.id
END:VEVENT
END:VCALENDAR