• Seminar Penerapan Hospitality di Puskesmas Kebayoran Lama

    Puskesmas Kebayoran Lama Jl. Ciputat Raya No.3B, RT.9/RW.8, Kby. Lama Utara, Kec. Kby. Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta, Jakarta, Indonesia

    Selamat datang di platform Learning Management System (LMS) Plataran, tempat pelatihan online terintegrasi yang digunakan untuk mendukung pengembangan kompetensi pegawai dalam penerapan hospitality di layanan kesehatan primer. LMS ini menyediakan materi pelatihan yang komprehensif, berorientasi pada peningkatan keterampilan seluruh tenaga kesehatan dan pendukung, sesuai dengan kebutuhan pelayanan yang ramah, profesional, dan berfokus pada kenyamanan pasien. Pelatihan ini diikuti oleh berbagai profesi di Puskesmas Kebayoran Lama, termasuk dokter, perawat, bidan, apoteker, tenaga administratif, hingga tenaga keamanan dan kebersihan. Dengan pendekatan yang selaras dengan tata nilai BERAKHLAK (Berorientasi Pelayanan, Akuntabel, Kompeten, Harmonis, Loyal, Adaptif, dan Kolaboratif), LMS ini bertujuan menciptakan pengalaman belajar yang efektif, meningkatkan integritas, serta menguatkan kolaborasi antar pegawai untuk memberikan pelayanan kesehatan terbaik kepada masyarakat. Mari bersama-sama wujudkan visi Puskesmas Kebayoran Lama: “Puskesmas dengan Layanan Terbaik untuk Mewujudkan Masyarakat Sehat dan Mandiri”.

  • Seminar “Pelayanan Prima : Peningkatan Budaya Kerja”

    Puskesmas Kebayoran Lama Jl. Ciputat Raya No.3B, RT.9/RW.8, Kby. Lama Utara, Kec. Kby. Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta, Jakarta, Indonesia

    Puskesmas berperan penting sebagai layanan kesehatan tingkat pertama untuk memastikan akses yang bermutu, merata, dan responsif. Mutu layanan dipengaruhi tidak hanya oleh kompetensi teknis, tetapi juga oleh perilaku, sikap kerja, dan interaksi petugas. Pelayanan berfokus pada pasien menuntut komunikasi empatik, profesionalisme, dan kerja sama tim. Sejalan dengan standar akreditasi Puskesmas (KMK No. HK.01.07/MENKES/165/2023), aspek perilaku kerja dan budaya pelayanan menjadi indikator peningkatan mutu. Karena itu, diperlukan seminar edukatif untuk memperkuat nilai budaya kerja seperti kesantunan, kepedulian, integritas, dan kolaborasi. Kegiatan ini bertujuan membekali pegawai dengan konsep pelayanan prima serta rencana aksi perbaikan perilaku kerja guna meningkatkan mutu layanan masyarakat.

  • Seminar “Nutrition Goes to Workplace: Role of Nutrition in Mining Sector”

    Zoom Meeting dan Plataran Sehat , Indonesia

    Pneumokoniosis, penyakit paru akibat paparan debu mineral jangka panjang di sektor pertambangan, konstruksi, dan industri, masih menjadi tantangan serius karena bersifat progresif, tidak dapat disembuhkan, dan berdampak pada kualitas hidup pekerja serta produktivitas. Selama ini pengendalian lebih difokuskan pada lingkungan kerja dan APD, padahal intervensi gizi seimbang terbukti dapat menjaga kesehatan paru, meningkatkan daya tahan, mengurangi inflamasi, dan memperbaiki status gizi pekerja. Sayangnya, pemahaman tentang peran nutrisi dalam pencegahan dan pengelolaan penyakit paru akibat kerja masih terbatas, sehingga perlu diperkuat melalui Seminar “Nutrition Goes to Workplace: Role of Nutrition in Mining Sector” sebagai wadah ilmiah untuk meningkatkan kesadaran dan kolaborasi lintas sektor dalam merancang strategi gizi pekerja yang komprehensif, integratif, dan berkelanjutan.

  • Seminar Luring : Integrating Mental Health into Medical Practice: From Workforce Sustainability, Occupational Safety, and National Policy to Ethical Clinical Practice”

    Auditorium FK Trisakti Jl. Kyai Tapa No.260 Kampus B, Tomang, Kec. Grogol - Petamburan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta, Indonesia

    Tenaga medis sebagai garda terdepan pelayanan kesehatan menghadapi tantangan besar yang berdampak pada kesehatan mental, seperti beban kerja tinggi, tekanan psikososial, keterbatasan sumber daya, dan dilema etik, yang berkontribusi pada meningkatnya stres, burnout, kecemasan, hingga depresi pasca pandemi COVID-19. Kondisi ini memengaruhi kesejahteraan individu, keselamatan kerja, keberlanjutan tenaga medis, dan mutu layanan, namun sering terabaikan akibat stigma dan minimnya dukungan. Karena itu, integrasi kesehatan mental ke dalam praktik kedokteran menjadi penting melalui pendekatan individu, institusi, dan kebijakan publik yang menekankan pencegahan, penanganan, keselamatan kerja, serta etika medis. Seminar ini dirancang untuk memperkuat pemahaman, membahas regulasi, dan merumuskan strategi praktis dalam mendukung kesejahteraan tenaga medis sekaligus menjaga kualitas layanan kesehatan di Indonesia.